Pada tanggal 27 Maret 2024, Fakultas Teknologi Informasi Universitas Bale Bandung (FTI-Unibba) dan OpenDesa menyatukan tekad untuk mengembangkan potensi desa melalui penandatanganan Surat Kerjasama (MoU). Kerjasama ini telah disepakati untuk berlangsung dalam jangka waktu satu tahun ke depan, hal ini membawa harapan baru bagi kemajuan desa-desa di Kabupaten Bandung.
Penandatanganan MoU ini menjadi tonggak sejarah bagi kemitraan antara FTI-Unibba dan OpenDesa dalam mengimplementasikan salah sati Tri Dharma Perguruan Tinggi, Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM). Kerjasama ini akan fokus pada penyuluhan kepada perangkat desa tentang pentingnya keberlanjutan Website Desa dan Sistem Informasi Desa yang berbasis framework OpenDesa.
Dalam acara penandatanganan tersebut, Bapak Yudi Herdiana selaku Dekan Fakultas FTI-Unibba menyatakan, “Kami sangat bersemangat untuk bekerja sama dengan OpenDesa dalam proyek ini. Kami percaya bahwa kolaborasi ini akan memberikan manfaat besar bagi kemajuan teknologi dan pembangunan di tingkat desa.”
Sementara itu, Bapak Lusianto sebagai Ketua OpenDesa menyambut baik kerjasama ini dengan antusias. “Kami berkomitmen untuk mendukung desa-desa di Kabupaten Bandung dalam memanfaatkan teknologi informasi secara optimal. Kerjasama dengan FTI-Unibba akan membawa peningkatan dalam pengelolaan website desa dan penguasaan sistem operasi berbasis OpenDesa.”
Kerjasama ini juga akan melibatkan mahasiswa-mahasiswa FTI-Unibba di lapangan yang bertujuan untuk memberikan solusi teknologi informasi yang inovatif dan berkelanjutan bagi desa-desa di sekitar Kabupaten Bandung. Dengan dukungan dari kedua belah pihak, diharapkan kerjasama ini akan menjadi langkah awal yang kuat menuju pembangunan desa yang inklusif dan berkelanjutan.
Selain itu, kerjasama ini juga akan memperluas cakupan program PKM di lingkungan perguruan tinggi, memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa dalam menerapkan ilmu dan keterampilan mereka untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa.
Melalui kemitraan yang kokoh antara FTI-Unibba dan OpenDesa, diharapkan bahwa desa-desa di Kabupaten Bandung akan dapat mengambil langkah maju dalam pemanfaatan teknologi informasi untuk meningkatkan kesejahteraan dan pembangunan yang berkelanjutan. Penandatanganan MoU ini menjadi tonggak bersejarah dalam membangun masa depan yang cerah bagi desa-desa di Indonesia.

